Suhu Paling Baik
Untuk Menetaskan Telur
Menetaskan telur merupakan bukan hal yang
mudah, hal itu terlihat kita harus mengatur suhu yang digunakan dalam proses
menetaskan telur. Disini suhu sangat berpengaruh pada proses penetasan telur,
sehingga Anda harus selalu memonitoring suhu dalam mesin. Suhu penetasan telur
tidak boleh terlalu rendah karena dapat menyebabkan kematian pada telur
tersebut. Anda bisa melihat berapa suhu yang cocok untuk digunakan pada proses
penetasan.
![]() |
| thermometer alat pengukur suhu penetasan telur |
Rentangan Suhu
Penetasan Telur Setiap Hari
Proses
penetasan telur tidak boleh dianggap sebagai main-main, karena menyangkut
keberhasilan pada semua telur yang akan menetas. Keberhasilan penetasan telur
yang paling penting dipengaruhi oleh mesin, suhu, dan perlakuan Anda dalam membalik
telur setiap hari. Apakah suhu yang digunakan untuk penetasan telur setiap
harinya sama? Tentu saja tidak, Anda bisa melihat rentangan suhunya pada tabel
berikut ini.
Tabel suhu
penetasan telur
|
Hari ke
|
Suhu (oC)
|
|
1-2
|
36
|
|
3-4
|
37
|
|
5-7
|
37
|
|
8-10
|
38
|
|
11-16
|
38
|
|
17-21
|
38-40
|
Suhu
penetasan telur yang berada di atas telur bisa berubah-ubah, semakin lama suhu
yang digunakan sangat tinggi. Hal ini sangat baik bagi telur, karena proses
penetasan memang membutuhkan penghangatan yang cukup. Bagi Anda yang menginginkan
keberhasilan tinggi dalam proses penetasan maka, harus menggunakan rentangan
suhu di atas. Jangan sampai terlalu rendah atau tinggi agar semua telur dapat
menetas semuanya.
Mengapa
suhu penetasan telur harus diatur? Karena suhu sangat berpengaruh sekali dalam
perkembangan embrio telur, Bila suhu turun 1oC dari yang telah
ditetapkan maka, perkembangan embrio dapat melambat. Sebaliknya jika yang
digunakan suhunya optimum maka perkembangan embrio menjadi cepat. Suhu juga
akan mempengaruhi hasil anak ayam yang menetas dengan memiliki perbedaan berat
badan.
Bila
telur ayam yang tidak mau menetas, hal tersebut mungkin saja dikarenakan adanya
suhu yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan penguapan air berlebih dalam
baskom. Penguapan ini akan mempengaruhi embrio ayam sehingga menjadi dehidrasi
hingga akhirnya mati. Dehidrasi tersebut menyebabkan pertukaran gas dalam
embrio tidak berjalan dengan baik hingga tidak bisa bernafas.
Itulah
suhu yang harus digunakan, mengingat betapa pentingnya suhu dalam menetaskan
telur maka Anda harus sering memperhatikannya. Meski menggunakan mesin manual
atau yang otomatis tetap saja Anda harus melakukan pengecekan setiap hari.
Jangan malas melakukan pengecekan karena Anda hanya membutuhkan waktu beberapa
menit saja, tidak sampai satu jam.
Sekarang
Anda sudah siap menunggu telur ayam yang akan menetas. Pastikan untuk
mempersiapkan semuanya ketika telur ayam sudah menetas. Anda juga harus dengan
sigap memisahkan anak ayam dari cangkangnya agar tidak campur. Begitulah pentingnya
suhu, semoga Anda bisa menjaga suhu penetasan pada telur ayam maupun lainnya
agar tingkat keberhasilan menetas sangat tinggi.

0 Komentar untuk "Suhu Paling Baik Untuk Menetaskan Telur"